Pada Intinya :

1. PSAK 118 tentang Penyajian dan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan akan menggantikan PSAK 201. Perubahan ini membawa sejumlah penyesuaian, terutama dalam penyajian laporan laba rugi, pengelompokan pendapatan dan beban, pengungkapan ukuran kinerja manajemen, hingga penyajian arus kas

2. Satu Bulan menuju 2027 menjadi momentum penting bagi perusahaan untuk mengevaluasi kesiapan laporan keuangan. Penerapan PSAK 118 menuntut tim finance lebih cermat dalam mengelompokkan transaksi, memeriksa pos lain-lain, menyiapkan angka komparatif 2026, hingga melakukan rekonsiliasi ukuran kinerja seperti EBITDA

Memasuki November 2026, perusahaan hanya memiliki waktu sekitar dua bulan sebelum memasuki tahun baru. Bagi tim finance dan akuntansi, periode ini bukan sekadar waktu untuk menyelesaikan pembukuan akhir tahun, tetapi juga momentum penting untuk mempersiapkan perubahan standar penyajian laporan keuangan melalui PSAK 118 yang mulai berlaku efektif pada 1 Januari 2027.

PSAK 118 tentang Penyajian dan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan akan menggantikan PSAK 201. Perubahan ini membawa sejumlah penyesuaian, terutama dalam penyajian laporan laba rugi, pengelompokan pendapatan dan beban, pengungkapan ukuran kinerja manajemen, hingga penyajian arus kas.

Artinya, tim finance perlu mulai memeriksa kembali struktur akun, klasifikasi transaksi, dan kualitas data keuangan perusahaan. Jangan sampai ketika 2027 tiba, perusahaan justru masih kesulitan menyesuaikan laporan karena persiapan dilakukan terlalu mendadak.

Mengapa Persiapan PSAK 118 Tidak Boleh Ditunda?

Perubahan PSAK 118 bukan hanya berkaitan dengan tampilan laporan keuangan, melainkan juga cara perusahaan menyampaikan informasi mengenai kinerja bisnisnya.

Salah satu perubahan penting adalah kewajiban mengelompokkan penghasilan dan beban ke dalam kategori operasi, investasi, pendanaan, pajak penghasilan, serta operasi yang dihentikan. Standar ini juga memperkenalkan subtotal laba operasi dan laba sebelum pendanaan dan pajak penghasilan.

Baca Juga :  Akhiri Kesalahan Rekap Penjualan, Upgrade Pakai Accurate Online Sekarang Juga!

Dengan struktur tersebut, pengguna laporan keuangan dapat memahami sumber kinerja perusahaan secara lebih jelas. Oleh karena itu, perusahaan perlu memastikan data transaksi sudah tercatat dengan baik dan dapat dipetakan sesuai kebutuhan penyajian baru.

Checklist Finance Sebelum Memasuki 2027

Agar proses penyesuaian tidak dilakukan secara terburu-buru, berikut beberapa hal yang perlu diperiksa oleh tim finance sebelum tahun berganti.

1. Petakan Laporan Laba Rugi Berdasarkan Kategori Baru

Periksa seluruh akun pendapatan dan beban yang digunakan perusahaan. Pastikan setiap transaksi dapat diklasifikasikan ke dalam kategori operasi, investasi, pendanaan, pajak penghasilan, atau operasi yang dihentikan.

Pemetaan ini membantu perusahaan menyajikan subtotal laba operasi dan laba sebelum pendanaan serta pajak penghasilan secara tepat. Perlu diingat, klasifikasi juga harus mempertimbangkan aktivitas bisnis utama perusahaan karena ketentuannya dapat berbeda untuk entitas dengan aktivitas investasi atau pembiayaan tertentu.

2. Bongkar Kembali Pos Lain-Lain

Jangan biarkan akun lain-lain menjadi tempat penampungan berbagai transaksi yang tidak jelas karakteristiknya. Tim finance perlu memeriksa isi setiap akun, mengidentifikasi jenis transaksi, dan menentukan pengelompokan yang sesuai.

Informasi yang terlalu banyak digabungkan justru dapat menyulitkan pengguna laporan dalam memahami kondisi keuangan perusahaan. PSAK 118 memberikan perhatian lebih terhadap prinsip agregasi dan disagregasi agar informasi yang disajikan tetap relevan dan jelas.

3. Susun Angka Komparatif Tahun 2026

Angka keuangan tahun 2026 menjadi bagian penting dalam persiapan penerapan standar baru karena perusahaan perlu menyajikan informasi komparatif sesuai ketentuan transisi PSAK 118.

Tim finance sebaiknya mulai memetakan akun dan transaksi periode 2026 ke dalam struktur penyajian yang baru. Dengan demikian, ketika laporan keuangan 2027 disusun, perusahaan sudah memiliki data pembanding yang lebih siap dan konsisten.

Baca Juga :  Industri Tembakau Tumbuh, Pengelolaan Keuangan Lebih Akurat Pakai Accurate Online

4. Siapkan Rekonsiliasi EBITDA dan Ukuran Kinerja

Jika perusahaan menggunakan EBITDA, adjusted EBITDA, atau ukuran kinerja lainnya dalam komunikasi publik, pastikan setiap perhitungan memiliki dasar yang jelas.

PSAK 118 mengatur pengungkapan ukuran kinerja yang ditetapkan manajemen atau Management-defined Performance Measures (MPM). Perusahaan perlu menjelaskan ukuran tersebut serta menyertakan rekonsiliasi dengan subtotal yang ditentukan dalam standar.

Persiapan ini penting agar informasi kinerja yang disampaikan kepada investor maupun pihak eksternal dapat dipahami dan ditelusuri.

Baca Juga : Invoice Terlambat, Pembayaran Ikut Mundur? Optimalkan dengan Accurate Online

5. Periksa Kembali Laporan Arus Kas Metode Tidak Langsung

Tim finance juga perlu memperhatikan penyesuaian pada laporan arus kas, khususnya ketika perusahaan menggunakan metode tidak langsung untuk menyajikan arus kas aktivitas operasi.

Berdasarkan ketentuan baru, titik awal perhitungan arus kas operasi menggunakan laba operasi, kemudian disesuaikan dengan transaksi nonkas, perubahan modal kerja, dan unsur lain yang relevan.

Karena itu, perusahaan perlu memastikan data pendukung tersedia agar proses rekonsiliasi dapat dilakukan secara lebih akurat.
KPMG

Kelola Data Keuangan Lebih Mudah dengan Accurate Online

Berbagai persiapan menghadapi PSAK 118 tentu membutuhkan data keuangan yang rapi, konsisten, dan mudah ditelusuri. Jika pencatatan masih dilakukan secara manual atau tersebar di berbagai file, tim finance berisiko menghabiskan lebih banyak waktu untuk memeriksa transaksi dan mencocokkan angka laporan.

Di sinilah Accurate Online dapat membantu perusahaan mengelola pencatatan keuangan secara lebih terstruktur melalui berbagai fitur yang tersedia.

Beberapa manfaat yang dapat mendukung pekerjaan tim finance antara lain:

– Pencatatan transaksi terintegrasi: Membantu mengelola transaksi keuangan dalam satu sistem sehingga informasi lebih mudah ditelusuri.
– Pengelolaan daftar akun: Membantu perusahaan mengatur akun-akun keuangan sesuai kebutuhan pencatatan.
– Laporan keuangan otomatis: Memudahkan penyusunan laporan laba rugi, neraca, dan laporan arus kas berdasarkan transaksi yang telah dicatat.
– Pemantauan kondisi keuangan: Membantu tim finance memantau pendapatan, beban, serta kondisi keuangan bisnis secara lebih praktis.

Baca Juga :  Optimalkan Keuangan Bisnis dengan Langganan Accurate Online Gresik

Meskipun demikian, penyesuaian klasifikasi dan penyajian laporan sesuai PSAK 118 tetap memerlukan evaluasi serta pengaturan oleh tim akuntansi perusahaan.

Satu Bulan menuju 2027 menjadi momentum penting bagi perusahaan untuk mengevaluasi kesiapan laporan keuangan. Penerapan PSAK 118 menuntut tim finance lebih cermat dalam mengelompokkan transaksi, memeriksa pos lain-lain, menyiapkan angka komparatif 2026, hingga melakukan rekonsiliasi ukuran kinerja seperti EBITDA.

Persiapan yang dilakukan sejak sekarang dapat membantu perusahaan mengurangi kendala ketika standar baru mulai diterapkan. Didukung pencatatan keuangan yang terstruktur menggunakan Accurate Online, perusahaan dapat mengelola informasi keuangan dengan lebih praktis dan mempersiapkan proses pelaporan secara lebih terarah.

Pencatatan.id Mitra penjualan resmi Accurate